Awas, Bau mobil baru berbahaya

OtoSport.Tekinfom.Com Bau mobil baru mungkin enak untuk beberapa orang. Tetapi, bagi riset, bau mobil baru berbahaya untuk kesehatan.

Sebuah riset yang dilakukan oleh Aalekhya Reddam dan David C. Volz dari University of California, mengatakan kalau bau mobil baru sebenarnya merupakan hasil dari suatu yang dikenal sebagai off- gassing. Off- gassing merupakan pembebasan material yang sebelumnya diserap dalam berbagai material yang digunakan dalam pembuatan mobil. Panas matahari juga bisa mempercepat respon kimia.

Awas, Bau mobil baru berbahaya

Bau mobil baru mengandung bahan kimia berbahaya seperti formaldehyde, ethylbenzene, dan toluene. Ini merupakan beberapa bahan kimia yang sama seperti penghapus cat kuku, cat dan perekat. Bau ini sudah menyebabkan alergi, sakit kepala, mual dan pusing pada beberapa orang. Bahan kimia ini sudah ada dalam catatan karsinogen yang diakui Prasaran California 65 dan juga bisa tingkatkan resiko kanker.

Bagi sebuah riset yang dilakukan oleh Pusat Ilmu lingkungan yang berplatform di Ann Arbor, Michigan, bahan kimia dalam bau mobil baru bisa berbahaya saat terhisap atau tertelan dan bisa menyebabkan dampak kesehatan yang parah seperti cacat lahir, ketidakmampuan belajar, dan kanker.

Apa yang wajib dilakukan supaya bau mobil baru tidak mematikan kesehatan? Dilansir Cartoq, para ahli menganjurkan kalau hal terbaik yang bisa dilakukan konsumen mobil baru merupakan meminimalkan paparan interior mobil.

Pemilik mobil baru perlu memarkir mobilnya di tempat teduh dengan jendela terbuka supaya interiornya berventilasi bagus, tetapi yakinkan lingkungannya nyaman, betul. Cara ini akan memastikan bau berbahaya pergi dari kabin sehingga Kamu tidak akan menghirupnya.

Jika bermukim di wilayah beriklim panas, maka jangan langsung bersandar di dalam mobil. Buka jendela dan pintu saat sebelum masuk karena ini akan membantu gas berbahaya pergi dari kabin.

Dianjurkan untuk tidak langsung bersandar di dalam mobil saat mobil diparkir langsung di bawah cahaya matahari. Soalnya, kabin akan mulai memanas karena tersengat matahari. Kamu juga bisa menggunakan peneduh matahari untuk meminimalkan penimbunan panas di dalam kabin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button