Mobil CBU Morris Garage telah disesuaikan untuk pasar Indonesia

OtoSport.Tekinfom.Com Brand asal Inggris Morris Garage( MG) yakinkan bagian yang ada di Indonesia diimpor langsung dari Thailand. Meski demikian MG yakinkan setiap bagian yang ada di Indonesia sudah dicocokkan untuk pasar Indonesia.

Mobil CBU Morris Garage telah disesuaikan untuk pasar Indonesia

PR and Marketing Director MG Motor Indonesia, Arief Syarifudin menjelaskan pada detikOto konsumen MG di Indonesia tak perlu takut hal mutu yang diserahkan MG.

” Kita CBU dari Thailand, tetapi spesifikasinya wajib penuhi kebutuhan market di Indonesia, bukan berarti kita hanya CBU( Competely Build Up) impor dari Thailand, tetapi ada beberapa atau ada koordinasi dengan MG di Thailand untuk market Indonesia,” tutur Arief.

” Di Thailand sendiri MG sudah bagus( pasar sudah tercipta), untuk pasar Thailand bukan hanya ke SUV market, mereka memiliki opsi sedan, hatchback, city car dan sekarang mau menjalar ke Pick Up, Tetapi untuk produk yang ada di Indonesia sesuai dengan kebutuhan Indonesia,” Arief menambahkan.

Mobil CBU Morris Garage telah disesuaikan untuk pasar Indonesia

Arief menambahkan meski dibuat di Thailand, bisa ditentukan semua pembuatan ada persetujuan dari prinsipal di Inggris.

” Sekarang pabrikan kita dari Thailand( yang diimpor ke Indonesia), untuk waktu waktu pendek masih didapat dari Thailand. Market perlu menginginkan pergantian jadi kita tidak perlu muluk- muluk pertanyaan volume, tetapi yang pertama sekarang bagaimana MG bisa diperoleh di Indonesia dan mereka bisa merasakan brand baru,” ucap Arief.

Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya Arief mengatakan Morris Garage Indonesia sudah mempertimbangkan untuk bisa menyusun di Indonesia.

” Sampai dengan saat ini kita masih rakitan Thailand, artinya kita masih CBU( completely build up/ impor utuh dari) Thailand. Kita terus melihat pasar, jika ada demand yang luar biasa kepada produk kita Morris Garage, waktu jauh itu( perakitan) suatu hal yang sudah direncanakan,” ucap PR& Marketing Director MG Motor Indonesia Arief Syarifudin di Pondok Bagus, Jakarta Selatan, waktu itu.

Terkait perakitan lokal, Morris Garage sendiri masih bisa menggunakan sisa kapasitas produksi pabrik Wuling yang belum terpakai. Departemen Perindustrian( Kemenperin) sempat mengatakan jumlah mobil yang diimpor MG tidak lebih dari 50 bagian.

Sebagai catatan SAIC sudah mengawali bidang usaha di Indonesia melalui anak perusahaan SGMW Motor Indonesia( Wuling Indonesia). Apakah Morris Garage akan menumpang produksi di pabrik Wuling?

” Waktu jauh yang aku sudah utarakan bukan tidak mungkin untuk ada perakitan atau pabrik di sini. Itu sudah kita pikirkan. Terkait lagi, ada demand yang lumayan bagus kita akan men- serve itu.” tutur Arief.

” Dari jauh- jauh hari, saat sebelum MG luncurkan ZS, itu sudah kita koordinasikan dengan bagus( dengan pihak prinsipal),” tutur Arief.

” Perlu aku tegaskan di sini Morris Garage atau MG Indonesia merupakan entity sendiri. Jadi kita berdiri sendiri, tidak di bawah siapa- siapa. Untuk menanggapi persoalan itu( menggunakan sarana pabrik Wuling), itu hal yang berbeda,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button