Waspada Dehidrasi, perhatikan ini jika naik motor saat berpuasa

OtoSport.Tekinfom.Com Dehidrasi jadi kondisi yang bisa saja dirasakan seseorang ketika sedang berpuasa. Pengendara sepeda motor yang beraktifitas pada siang hari saat cuaca sedang panas juga bisa saja mengalami dehidrasi. Kondisi ini bisa membuat pengendara memiliki resiko kecelakaan.

Bagi Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia( SDCI), Sony Sumana, saat berpuasa tentu membuat berkendara lebih berat. Minimnya konsumsi energi membuat fokus pengendara menurun dan respon melambat.

Waspada Dehidrasi, perhatikan ini jika naik motor saat berpuasa

” Untuk itu jauhi mengemudi bila tidak dibutuhkan, cari waktu yang lebih sempurna misalnya pagi dan menjelang petang, tutur sony

Tutur ia, saat cuaca amat paparan matahari membuat pengendara yang berpuasa mengalami dehidrasi. Untuk itu, Sony menganjurkan supaya aktivitas berkendara dikurangi.

” Wajib dibatasi lama berkendaranya dan perlu rehat dengan cara teratur,” tuturnya.

Tak hanya itu, jika mau berkendara saat berpuasa, yakinkan lumayan rehat dan yakinkan pula kondisi badan sedang bugat.

” Setelah itu kontrol kecepatan motor untuk menjaga fokus dan respon dalam mengestimasi. Juga jaga mood supaya tidak cepat letih,” anjuran Sony.

Panduan lain jika mau berkendara sepeda motor saat berpuasa merupakan memastikan tetap menggunakan perangkat keselamatan berkendara. Sony menganjurkan, pengendara sepeda motor bisa mengenakan helm dengan sun visor atau kaca yang kira- kira hitam.

” Helm yang ber- sunvisor untuk menolong visibilitas mata supaya bisa menolong Fokus maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, saat puasa pengendara juga dimohon untuk tetap mengendalikan emosinya. Sony menekankan supaya pengendara tetap memberi dan keterbukaan di jalan.

” Di jalan raya ini kan tingkatan kepribadian abdi dan kebutuhan masing- masing pengendara berbeda- beda, jadi lebih bagus berikan ruang daripada berkonflik,” katanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button